Rekomendasi Tempat Wisata di Sepanjang Jalur Bandung Jakarta via Puncak

Ada waktu luang di akhir pekan, ke mana enaknya? Ke Puncak yuk! Ya, Puncak merupakan daerah wisata pegunungan di wilayah Kabupaten Bogor hingga Cianjur. Jarak Bandung Puncak sekitar 90 kilometer ke barat, sementara Puncak Jakarta hanya berjarak 70 kilometer. Sebelum adanya Tol Cipularang sebagai rute utama dan tercepat Bandung Jakarta, jalur Bandung Jakarta via Puncak menjadi primadona dalam melakukan travel Bandung Jakarta. Sekarang pun, jalan-jalan ke Puncak masih jadi aktivitas akhir pekan favorit bagi warga Bandung maupun Jakarta.

Kalau kamu naik mobil pribadi atau bus rute Bandung Puncak menuju Jakarta, perjalanan dari Bandung dimulai di Gerbang Tol Cileunyi, lalu keluar di Gerbang Tol Padalarang Timur ke Padalarang. Dari Padalarang, rute Bandung Puncak menuju Jakarta berlanjut di Cianjur, sebelum akhirnya memasuki kawasan Puncak. Perjalanan Puncak Jakarta dari Bandung ini berlanjut melintasi jalur Puncak. Perjalanan Bandung Puncak berakhir di daerah Gadog, yang menjadi akses terdekat ke Jalan Tol Jagorawi menuju Jakarta, sebagai penutup rute Bandung Jakarta via Puncak.

Perjalanan Bandung Puncak atau Puncak Jakarta ini menempuh jarak sekitar 160 kilometer dengan durasi perjalanan 4—5 jam, tetapi dapat menjadi 7—10 jam akibat kemacetan. Sebagai kawasan wisata populer, Puncak memang dikenal sering macet parah karena pemberlakuan sistem satu arah (one way) selama jam-jam tertentu pada akhir pekan atau musim liburan. Meskipun demikian, selama perjalanan Bandung Jakarta via Puncak, kamu akan dimanjakan oleh beragam pemandangan indah seperti hijaunya pegunungan dan hamparan perkebunan teh yang menyejukkan mata, serta banyaknya destinasi wisata di sepanjang jalurnya. 

Sebelum kamu melakukan travel Bandung Jakarta via Puncak, yuk simak rekomendasi tempat-tempat wisata di sepanjang jalur Bandung Jakarta via Puncak berikut ini!

Kebun Raya Cibodas

Berlokasi di Cipanas dengan ketinggian 1.275 meter di atas permukaan laut, tempat wisata rute Bandung Puncak atau Puncak Jakarta ini dikenal memiliki koleksi tumbuhan dataran tinggi khas iklim tropis. Beragam tumbuhan destinasi wisata yang relatif dekat dari Bandung via Puncak ini antara lain kaktus, anggrek, lumut, dan tumbuhan tropis lain yang jumlahnya mencapai 6.000-an jenis. Oh, ya, kamu juga bisa bermalam di penginapan atau tenda yang memang disewakan di sini, lho!

Taman Bunga Nusantara

Tempat wisata rute Bandung Puncak atau Puncak Jakarta ini mempunyai koleksi 2.000-an spesies anggrek. Taman Bunga Nusantara terletak di Cianjur dan dibangun pada 1992. Sebagai salah satu taman tematik pertama di Indonesia, kamu bisa mengunjungi taman-taman bertema tertentu seperti Taman Bali, Taman Mawar, Taman Labirin, atau Taman Jepang.

Telaga Warna

Destinasi wisata Puncak yang lokasinya agak jauh dari jalan raya ini merupakan danau alami yang airnya dapat berubah warna menjadi hijau, biru, atau coklat. Meskipun sering dihubungkan dengan legenda masyarakat sekitarnya, perubahan warna air disebabkan tumbuhan ganggang di dasar telaga. Lebih cantiknya lagi, telaga ini dikelilingi bukit-bukit hijau nan indah sehingga cocok diabadikan mata kamera! 

Telaga Saat

Masih dalam satu kawasan dengan Telaga Warna, destinasi wisata Puncak yang satu ini merupakan titik awal atau hulu Sungai Ciliwung, sungai yang dikenal melintasi kota Jakarta. Selama kurang lebih 30 menit perjalanan dari pos masuk Telaga Warna, kamu akan disuguhi pemandangan indah berupa hijaunya perkebunan teh di kiri-kanan jalan serta Gunung Gede-Pangrango di belakangnya. 

Masjid At-Taawun

Ingin melepas lelah sekaligus beribadah? Masjid yang ada sejak 1987 ini memang dikenal sebagai titik pertemuan maupun peristirahatan pengendara di kawasan Puncak. Meskipun awalnya dibangun sebagai tempat ibadah bagi umat Muslim yang tengah dalam perjalanan atau berwisata di Puncak, Masjid at-Taawun justru populer sebagai ikon wisata puncak berkat desain bangunan serta pemandangan indah di sekitarnya. Di sekeliling masjid ini juga banyak warung kecil sehingga cocok banget dijadikan tempat mengisi perut kamu.

Perkebunan Teh Gunung Mas

Bernama resmi Kawasan Agrowisata Gunung Mas, hijaunya perkebunan berlatar Gunung Gede-Pangrango ini akan menyegarkan mata dan pikiran kamu. Tempat wisata di jalur Bandung Puncak atau Puncak Jakarta dalam rute Bandung Jakarta ini juga memiliki area perkemahan hingga penginapan. Kamu juga tentunya dapat berkeliling perkebunan teh, melihat proses pemetikan daun teh, hingga menikmati secangkir teh hangat yang ditukar dengan tiket masuk!

Taman Safari Indonesia

Mereka yang Ingin merasakan sensasi bertemu hewan liar seperti harimau, singa, gajah, atau zebra di alam bebas, kunjungilah Taman Safari Indonesia! Inilah destinasi wisata di rute Bandung Puncak atau Puncak Jakarta yang cukup unik. Keunikannya adalah hewan-hewan tersebut tidak dimasukkan ke dalam kandang, tetapi justru dibiarkan di habitat buatannya yang dimasuki pengunjung menggunakan bus atau mobil. Selain itu, ada pula wahana permainan lainnya yang cocok dikunjungi bersama keluarga. Jika tidak macet, Taman Safari Indonesia hanya berjarak 15 menit dari pintu tol Gadog yang merupakan akses Jalan Tol Jagorawi menuju Jakarta.

Itulah beberapa rekomendasi tempat wisata di sepanjang jalur Bandung-Jakarta via Puncak saat melakukan travel Bandung Jakarta. Meskipun tidak lagi menjadi jalur utama, kamu masih bisa dapat tiket bus dengan rute tertentu yang melayani perjalanan di jalur Bandung Jakarta ini. Jadi seandainya kamu masih bingung menentukan rute saat memesan tiket bus online, coba deh rasakan serunya jalan-jalan Bandung Jakarta lewat Puncak!

Semua Travel Bandung Jakarta yang Turun di Sudirman, Thamrin dan Kuningan

Jalan-jalan ke Jakarta kerap bukan jadi pilihan utama wisatawan. Biasanya, orang ke Jakarta karena ada keperluan bisnis. Apalagi Jakarta adalah kota yang padat dan macet, terutama di hari-hari kerja. Bahkan sekarang kendaraan di Jakarta sudah dibatasi oleh aturan ganjil-genap, di mana kendaraan pribadi hanya bisa lewat di hari-hari tertentu sesuai dengan nomor plat mobil ganjil atau genap! Kalau ada warga Bandung yang ingin melakukan travel Bandung Jakarta untuk beraktivitas di Segitiga Emas Jakarta –Sudirman, Thamrin dan Kuningan – ada baiknya mereka  mengetahui tips travel Bandung Jakarta ini sebelum memesan tiket bus online. Inilah daftar travel Bandung Jakarta yang turun di Sudirman Jakarta, Thamrin Jakarta, Kuningan Jakarta!

Sudirman Jakarta

Jalan protokol Jl. Jenderal Sudirman Jakarta dimulai dengan memasuki Bundaran Senayan sampai ke daerah Dukuh Atas. Mereka yang ingin mengunjungi stadion Gelora Bung Karno, Polda Metro Jaya, Hotel Le Meridien dan Wisma 46 Kota BNI harus melalui jalan protokol yang satu ini. Daerah Sudirman Jakarta dilalui juga oleh koridor bus Transjakarta dan rel kereta bawah tanah MRT Jakarta.

  • SCBD Jakarta: Cititrans

Ada beberapa opsi titik turun di daerah Sudirman Jakarta bagi penumpang travel Bandung Jakarta. Salah satunya adalah di daerah SCBD Jakarta, atau yang resminya disebut Sudirman Central Business District. Dipenuhi oleh banyak gedung perkantoran dan perbelanjaan elit, SCBD adalah kawasan di mana Bursa Efek Indonesia berdiri. Kawasan ini juga menjadi kawasan ditemukannya pusat makan dan hiburan District 8, mall Pacific Place, dan supermarket Grand Lucky. 

Operator travel Bandung Jakarta Citirans menjadi satu-satunya operator yang memiliki titik penurunan di kawasan SCBD Jakarta, namun lokasinya yang strategis menjadikannya operator paling ideal untuk mereka yang ingin langsung turun di Sudirman Jakarta. Selain mudah dijangkau oleh kendaraan seperti bus Transjakarta, ojek online, taksi dan MRT Jakarta, berbagai pilihan kendaraan untuk melanjutkan perjalanan dari SCBD Jakarta bisa ditemukan di dekat kantor cabang Citirans yang satu gedung dengan Grand Lucky. 

  • Semanggi: Jackal Holidays, Xtrans

Pilihan lain adalah turun di daerah Semanggi bersama Jackal Holidays dan Xtrans. Baik di SCBD Jakarta maupun di Semanggi, yang pasti pengunjung dari Bandung sudah bisa berjalan kaki ke daerah Senayan dan ke jalan protokol. Berkat trotoar lebar yang tertata rapi dan aman bagi pejalan kaki, bepergian di dan seputar daerah SCBD Jakarta dan Sudirman Jakarta menjadi sangat nyaman.

  • Blora: Jackal Holidays, Xtrans, Pasteur Trans

Pilihan titik penurunan terakhir di daerah Sudirman Jakarta adalah turun di Jl. Blora, Dukuh Atas. Berada di perbatasan antara Jl. Jenderal Sudirman dan Jl. M.H. Thamrin, titik ini adalah lokasi yang sangat strategis. Letaknya tepat di seberang stasiun Hotel Holiday Inn dan MRT Dukuh Atas, serta di samping Stasiun Sudirman dan halte Transjakarta Dukuh Atas. Ada tiga operator Bandung Jakarta yang punya titik penurunan di Blora, yaitu Pasteur Trans, Jackal Holidays dan Xtrans.

Thamrin Jakarta

Melanjutkan perjalanan dari Sudirman Jakarta, pengunjung bisa mengakses jalan protokol berikutnya, yaitu Jalan M. H. Thamrin. Kawasan Thamrin Jakarta adalah kawasan elit berbatasan dengan Jalan Jenderal Sudirman di Bundaran Hotel Indonesia. Di sepanjang jalan Thamrin Jakarta ada perbelanjaan Sarinah Thamrin, hotel Sari Pan Pacific, Kedubes Jepang dan Badan Pengawas Pemilihan Umum sampai tiba di Bank Indonesia dan Patung Kuda Arjuna Wijaya. Jalan ini pun dilalui oleh koridor bus Transjakarta, walaupun belum sampai dilalui MRT Jakarta. 

  • Blora: Pasteur Trans, Jackal Holidays, Xtrans

Seperti yang telah disebutkan di atas, penumpang dapat turun di daerah Blora yang dekat dengan perbatasan Sudirman–Thamrin Jakarta. Hanya dengan menyeberang jalan, pengunjung sudah dapat tiba di dua pusat perbelanjaan ternama Grand Indonesia Shopping Town dan Plaza Indonesia. Jadi mereka yang ingin belanja, segera pilihlah Pasteur Trans, Jackal Holidays dan Xtrans karena ketiga operator ini memiliki titik penurunan di Blora. 

  • Sarinah: Baraya Travel

Titik penurunan kedua ada di Sarinah Thamrin Jakarta. Tempat makan dan belanja yang populer ini diapit oleh tiga jalan lainnya yang penuh dengan restoran dan pusat kebudayaan yaitu Jl. K.H. Wahid Hasyim, Jl. H. Agus Salim dan Jl. Sunda. Tak jauh dari Sarinah Thamrin Jakarta, ada Kedubes Prancis dan pusat budaya Prancis IFI Jakarta. Banyak juga hotel di daerah tersebut sehingga mencari penginapan sangat mudah. Operator bus yang mengantar sampai Sarinah Thamrin Jakarta adalah Baraya Travel, yang kantor cabangnya ada di Jl. H. Agus Salim, Menteng. 

Kuningan Jakarta

Daerah Kuningan Jakarta adalah nama yang diberikan untuk dua jalan utama, Jl. H.R. Rasuna Said dan Jl. Jenderal Gatot Subroto. Ada banyak kedutaan besar dan hotel bertaraf internasional di daerah Kuningan Jakarta, serta area Mega Kuningan, salah satu distrik bisnis ternama di Jakarta. Gedung Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) juga merupakan salah satu tempat paling ramai dikunjungi di Kuningan Jakarta karena kasus-kasus korupsi yang sering marak dibicarakan orang.

  • Epicentrum Kuningan Jakarta: DAMRI, Areon Trans, Pasteur Trans, Cititrans, Jackal Holidays

Belanja, berolahraga, makan, meeting… semua bisa dilakukan di Rasuna Epicentrum. Kompleks ini tidak hanya memiliki mall Epicentrum Walk, namun ada juga Plaza Festival yang menjadi titik penurunan tiga operator travel Bandung Jakarta, yaitu Areon Trans, Cititrans dan Pasteur Trans. Tak jauh dari Plaza Festival, ada juga titik penurunan DAMRI di Boulevard Epicentrum. Jika kamu naik Jackal Holidays, kamu bisa turun di Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, ‘tetangga’ Plaza Festival. Turun di Epicentrum Kuningan Jakarta jadi tempat paling mudah untuk bisa cari makan!

  • Tebet: Baraya Travel

Tak jauh dari Epicentrum Kuningan Jakarta, ada titik penurunan Baraya Travel di samping penginapan RedDoorz Tebet Barat. Jika kamu ingin mencari akomodasi segera setelah sampai di Kuningan Jakarta, titik penurunan ini bisa jadi pilihan. Walaupun tidak persis berada di daerah Kuningan Jakarta (sekitar 15 menit naik mobil dari Epicentrum), lokasi titik penurunan Baraya Travel ini strategis karena dekat dengan mall Kota Kasablanka dan Jl. Gatot Subroto (Gatsu).

Jadi jika kamu ingin berbisnis di daerah SCBD Jakarta, Senayan, Bendungan Hilir, Gatsu, Tanah Abang, atau Menteng, sudah pasti kamu harus tahu titik-titik turun strategis di daerah Segitiga Emas Jakarta ini. Selain menghemat waktu karena tidak harus lagi melanjutkan perjalanan jauh-jauh untuk tujuanmu, tempat-tempat seperti SCBD Jakarta, Sudirman, Thamrin dan Kuningan penuh dengan tempat makan dan hiburan seru. Yuk, pesan tiket bus Bandung Jakartamu sekarang dan pilih travel terbaik untuk turun di Segitiga Emas!

3 Cara Efisien untuk Bepergian Dalam Kota Jakarta

Setelah travel Bandung Jakarta, terus bagaimana? Mungkin ini adalah pertanyaan yang tidak terlalu sering ditanyakan oleh mereka yang terbiasa melakukan perjalanan Bandung Jakarta dengan mobil pribadi. Karena ada mobil pribadi, keliling Jakarta atau Jabodetabek (Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi) mudah saja. Tapi selain kemacetan yang sering terjadi di ibu kota, banyak orang lebih memilih melakukan travel Bandung Jakarta naik shuttle atau bus. Mereka inilah yang harus berpikir lebih jauh lagi: bagaimana ya caranya bepergian dengan efisien di dalam kota Jakarta?

Sebenarnya ada banyak pilihan transportasi bagi kamu yang ingin jalan-jalan di sebuah kota seperti Jakarta. Kamu bisa menyewa kendaraan pribadi atau naik kendaraan umum, tinggal dijalani saja sesuai kebutuhan. Kalau kamu ingin jalan-jalan ke banyak tempat dengan jarak yang tidak terlalu jauh di dalam kota, misalnya, naik transportasi umum tentu cocok buat kamu. Sekarang ini berbagai lokasi di Jakarta sudah bisa digapai naik transportasi umum lho!

Sebagai ibu kota, Jakarta memiliki sarana transportasi dalam kota yang lengkap, mulai dari taksi, ojek motor/mobil online, angkot, bus kota, hingga angkutan khusus dalam kota Jakarta seperti Kereta Commuter Line Jabodetabek, bus Transjakarta, dan MRT Jakarta. Inilah yang membedakan transportasi dalam kota Jakarta dengan kota lain seperti Bandung atau Jogja. 

Lebih Lengkap dari Bandung dan Jogja!

Untuk transportasi dalam kota, sebenarnya Bandung atau Jogja tidak kalah canggih. Masyarakat Bandung biasanya menggunakan Angkot (Angkutan Kota). Ada pula taksi, bus kota, ojek motor/mobil daring (online), bus Trans Metro Bandung (TMB) yang mirip seperti Transjakarta, becak, hingga Bandros (Bandung Tour on Bus). 

Sementara itu di Yogyakarta, sebagian besar warga Jogja mempunyai alat transportasi pribadi berupa sepeda motor. Meskipun demikian, Jogja juga memiliki sarana transportasi umum dalam kota berupa Trans Jogja (seperti bus Transjakarta), taksi, becak, ojek motor/mobil online, bus kota, dan bahkan ada andong atau kereta kuda! 

Namun, transportasi di Jakarta atau Jabodetabek tetap lebih lengkap. Selain itu, transportasi di Jabodetabek juga saling terhubung sehingga mudah untuk mendatangi banyak tujuan. Nah, kalau kamu warga Bandung yang kebetulan sering bepergian atau melakukan travel Bandung Jakarta, berkeliling Jakarta dengan transportasi umum khas kota Jakarta tentu jadi opsi terbaik. 

3 Transportasi Umum Paling Efisien di Jakarta!

Mau tahu 3 cara efisien untuk bepergian di dalam kota Jakarta? Simak yang di bawah ini!

  • Kereta Commuter Line (KCL)

Kereta Commuter Line (KCL) adalah transportasi kereta rel listrik yang melayani tak hanya wilayah Jakarta, tetapi juga Jabodetabek. Meskipun selalu ramai saat jam berangkat dan pulang kerja, waktu tempuh yang dibutuhkan KCL Jabodetabek jauh lebih singkat dibandingkan transportasi umum lainnya. Selain cepat, biaya yang dibutuhkan untuk menggunakan transportasi dalam kota pertama di Jakarta ini pun sangat murah. 

Ada dua jenis tiket KCL Jabodetabek, yaitu Kartu Multi Trip dan Tiket Harian Berjalan. Kartu Multi Trip (KMP) bisa digunakan untuk perjalanan selanjutnya atau berkali-kali dengan membeli kartu tiket seharga Rp50 ribu yang berisi saldo sebesar Rp30 ribu dan dapat diisi ulang. Sementara itu, Kartu Harian Berjalan (THB) digunakan untuk satu kali perjalanan Jabodetabek dengan membayar kartu tiket seharga Rp14 ribu—16 ribu yang dapat dipakai dengan masa berlaku hingga 7 hari atau refund sebesar Rp10 ribu setelah tiba di stasiun tujuan.

  • Bus TransJakarta

Transjakarta merupakan transportasi bus terpadu di Jakarta yang beroperasi mulai tahun 2004. Sejak adanya layanan bus Transjakarta, minat pengguna angkutan umum di Jakarta semakin bertambah. Hal ini karena Transjakarta yang dikelola Pemerintah DKI Jakarta ini menawarkan kenyamanan berupa bus yang ber-AC serta sistem keamanan yang canggih. Di Jakarta, Transjakarta mempunyai jalur khusus yang hanya boleh dilintasi bus Transjakarta. Tak heran, waktu tempuh bus Transjakarta lebih singkat dibandingkan naik kendaraan pribadi.

Halte Transjakarta pun sudah terdapat di banyak wilayah dan kawasan penting di Jakarta. Bahkan, Transjakarta telah melayani rute perjalanan dari dan ke wilayah sekitar Jakarta atau armada bus Transjakarta Jabodetabek. Selain itu, tarif bus Transjakarta juga sangat murah. Menggunakan kartu tersendiri, biaya yang dibutuhkan untuk naik Transjakarta ini hanya sekitar Rp3.500 untuk seluruh koridor, selama tidak keluar masuk halte.

  • MRT Jakarta

MRT Jakarta merupakan transportasi dalam kota terbaru yang dimiliki Jakarta berupa rel angkutan cepat. Meskipun sama-sama berbasis rel listrik seperti KCL Jabodetabek, MRT Jakarta mempunyai stasiun yang berada di bawah tanah sehingga sekilas mirip metro subway. Beroperasi sejak 2019, MRT Jakarta melayani rute Stasiun Lebak Bulus hingga Bundaran HI sepanjang hampir 16 kilometer. Pada saat ini, jalur MRT Jakarta telah dalam tahap pembangunan fase kedua, yang dimulai dari Bundaran HI hingga Jakarta Kota atau Ancol, sebelum akhirnya tersambung ke seluruh area Jabodetabek.

Kehadiran MRT Jakarta terbukti menjadi solusi kemacetan di Jalan Sudirman-Thamrin, jalan protokol Jakarta yang menjadi jalur lintasannya. Dengan naik MRT Jakarta, kamu hanya menempuh waktu 30 menit dari Lebak Bulus di Jakarta Selatan hingga Bundaran HI di Jakarta Pusat yang biasanya menjadi titik kemacetan hingga berjam-jam. 

Perjalanan MRT Jakarta menggunakan kartu tiket bernama Jelajah. Ada dua jenis kartu Jelajah MRT Jakarta, yaitu single trip untuk sekali perjalanan dan multi trip yang dapat kamu pakai untuk lebih dari satu kali perjalanan. Tarif MRT Jakarta pun bervariasi, yaitu mulai dari Rp3 ribu—Rp14 ribu, tergantung jarak atau stasiun yang kamu pilih.

Itulah 3 cara efisien bepergian dalam kota Jakarta menggunakan transportasi umum di Jakarta. Jika berencana ke Jakarta, pastikan kamu sudah menyiapkan tiket bus sebelumnya, ya. Apalagi, kini tersedia banyak tiket bus online sehingga perjalananmu ke Jakarta makin mudah. Sesampainya di sini, tinggal pilih saja transportasi umum paling seru buatmu!

Berbagai Rest Area yang Memorable antara Bandung dan Jakarta

B-A-N-D-U-N-G! Kota favorit kita semua setiap kali tiba musim liburan. Pada hari Sabtu-Minggu alias akhir pekan, kota ini bahkan selalu ramai dikunjungi wisatawan. Jarak yang cukup dekat plus adanya jalan tol Cikampek dan Cipularang yang menghubungkan keduanya jadi alasan kenapa banyak orang hobi banget main ke kota yang dianggap pusat mode Indonesia ini. Biasanya, kepadatan di Bandung dari arah Jakarta dimulai sejak Jumat sore atau Sabtu pagi. Sebaliknya, kepadatan dari Bandung ke arah Jakarta dimulai dari Minggu siang hingga malam. Kenapa? Karena orang ramai-ramai balik ke Jakarta, dan, ya, besoknya Senin mesti kerja juga! 

Makanya, bisa dibilang kalau perjalanan dari Bandung ke Jakarta itu lumayan panjang. Bukan dari segi jarak, tapi dari segi waktu. Seperti yang disebut tadi, kita bisa kena macet di jalan. Kalau sudah seperti itu, kita yang bepergian dengan shuttle bus atau bus travel Bandung Jakarta biasanya bakal berhenti di rest area. Ada banyak rest area Bandung—Jakarta alias tempat peristirahatan di sepanjang jalan dari Bandung ke Jakarta yang keren. Selain ada area beristirahat, kafe, dan tempat makan tentunya, banyak rest area Bandung—Jakarta yang menawarkan spot foto yang photogenic, instagrammable, dan cocok untuk dipajang di akun media sosial kamu atau sekadar kenang-kenangan. Penasaran ‘kan? 

Ini dia beberapa tempat peristirahatan alias rest area Bandung—Jakarta jalur Tol Cikampek—Cipularang—Purbaleunyi yang keren!

Rest Area KM 125

Belum jauh dari arah Bandung menuju Jakarta, ada Rest Area KM 125 alias Kilometer 125. Tempatnya luas dan penuh pepohonan. Udaranya juga sejuk dan dingin karena memang masih berada di wilayah Bandung. Di Rest Area KM 125, kamu juga bisa menemukan pusat oleh-oleh yang lengkap banget. Dari aneka camilan, minuman tradisional bandrek, hingga brownies dan kue-kue manis khas Bandung yang lezat, semuanya tersedia. Food court-nya pun lengkap dan banyak pilihan sehingga kamu tak perlu khawatir kelaparan di rest area ini.

Rest Area KM 97

Setelah Rest Area KM 125, ada Rest Area KM 97. Kabarnya, banyak cerita mistis yang beredar mengenai angkernya daerah kilometer 90 hingga 97 yang menjadi lokasi rest area ini. Namun Rest Area Kilometer 97 kini dikenal berkat masjid yang megah dan indah bernama Masjid al-Mi’raj. Di belakang masjid ini, tersaji pemandangan sawah yang menghijau dan gunung cantik yang memanjakan mata. Rest area ini juga memiliki lahan parkir yang luas dan toilet yang bersih. Pusat oleh-oleh hingga toko pakaian berderet rapi di belakang stasiun pengisian bahan bakar alias SPBU-nya. Pilihan tempat makannya pun lengkap dan banyak. Tapi rest area ini selalu dipadati kendaraan sehingga kadang-kadang sulit menemukan tempat parkir pada jam-jam tertentu. Boleh dibilang, jam 12 siang hingga jam 4 sore menjadi waktu padatnya kendaraan di rest area ini. Makanya, hindari beristirahat di rest area ini pada jam-jam tersebut, ya!

Rest Area KM 88

Rest area selanjutnya adalah Rest Area KM 88. Seperti halnya KM 97, Rest Area KM 88 juga populer karena adanya Masjid al-Safar yang megah. Masjid yang dirancang Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan timnya ini diklaim sebagai masjid terbesar di rest area se-Indonesia. Dengan luas 6.000 meter persegi dan mampu menampung hingga 1.200 jemaah, Masjid al-Safar dilengkapi taman dan kolam di dalamnya sehingga terlihat sejuk. Suasananya yang tenang dijamin membuat ibadah salat kamu makin khusyuk. Selain masjid yang indah, desain Rest Area KM 88 juga terlihat cantik dan photogenic dengan adanya kolam di dekat bangunan utama. Jadi cocok banget untuk kamu yang hobi berfoto!

Rest Area KM 62

Rest area Bandung—Jakarta berikutnya adalah Rest Area KM 62. Kamu yang doyan jajan dan makan harus banget mampir karena ada hampir 100 outlet kuliner di rest area ini! Menunya pun banyak pilihan, disesuaikan dengan dompet dan selera makan. Selain itu, ada pula pusat makanan ringan seperti aneka kripik yang siap membuat kamu mengunyah tanpa henti dan tak kelaparan selama perjalanan!

Rest Area KM 42

Mendekati arah Jakarta dari rest area KM 62, ada Rest Area KM 42. Boleh dibilang, inilah rest area paling lengkap terakhir di antara rest area Bandung—Jakarta. Kamu masih bisa menemukan banyak restoran seperti Solaria hingga Restoran Minang Sederhana. Kalau lupa membeli oleh-oleh untuk keluarga di rumah, kamu juga masih bisa membelinya di pusat oleh-oleh di rest area ini. 

Itulah beberapa rest area Bandung—Jakarta dengan segala keunikannya. Semua rest area tersebut dilengkapi tempat makan yang nyaman, toilet yang bersih, dan parkiran yang luas. Namun, tempat-tempat itu juga sering dipadati pada waktu-waktu tertentu. Padahal, sebisa mungkin kita harus menghindari kerumunan pada masa pandemi ini ‘kan? Makanya, jika kamu tetap harus bepergian, melakukan perjalanan Bandung—Jakarta dengan memesan tiket bus tentu menjadi pilihan. Dengan naik bus, kamu dapat lebih banyak beristirahat dan menikmati suasana rest area Bandung—Jakarta dalam perjalanan!

Tips Buat Travel Bandung Jakarta Tanpa Ribet

Berlibur ke Jakarta biasanya adalah hal terakhir yang diminati banyak wisatawan. Jika bicara soal liburan di Indonesia, turis akan lebih memilih untuk berlibur ke Bali, Yogyakarta atau Bandung, atau bahkan ke tempat-tempat yang lebih eksotis seperti Raja Ampat atau Bukittinggi. Tapi bukan berarti Jakarta tidak punya pesona tersendiri. Metropolis sebesar 661.5 km persegi ini terbukti masih menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi, karena banyaknya atraksi lama yang diperbarui atau atraksi baru yang mencengangkan. Jadi walaupun orang Jakarta lebih sering pergi ke Bandung untuk berlibur, sebaliknya travel Bandung Jakarta pun bisa jadi pilihan. 

Bagi warga Bandung, tentunya Jakarta sudah tidak asing lagi. Dengan banyaknya opsi transportasi darat dan udara yang bisa digunakan, orang Bandung pun sudah sering ke Jakarta. Jika kamu adalah turis yang sempat singgah ke Bandung, lalu melanjutkan liburan dengan travel Bandung Jakarta, pasti kamu tidak bakal kaget lagi saat tiba di Jakarta. Walaupun Bandung lebih kecil, kedua kota ini sama saja ramainya. Hanya saja, ukuran kota Jakarta jauh lebih besar. Maka itu, simak deh beberapa tips buat travel Bandung Jakarta tanpa ribet sebelum kamu pesan tiket bus buat jalan-jalan ke Jakarta!

  • Pilih hari, jam dan titik penurunan yang pas buat sampai di Jakarta: Jakarta di hari kerja itu tidak sama dengan Jakarta di weekend. Maksudnya, tingkat kemacetannya jauh berbeda. Jalanan lebih ramai di hari kerja, karena banyaknya jumlah orang yang keluar-masuk dari dan ke Jakarta, sehingga volume kendaraan meningkat di hari kerja. Sebaliknya saat weekend, berbagai jalan di Jakarta relatif lebih sepi. Jadi saat kamu memilih tiket travel Bandung Jakarta, kamu harus memperhitungkan hari, jam dan titik penurunan yang sesuai. Carilah titik penurunan yang lebih sepi atau lebih dekat dengan akomodasi kamu. Lalu carilah jam tiba yang lebih pagi atau lebih malam. Dengan begini, kamu akan tiba di Jakarta di saat kota sedang lengang. 
  • Siapkan kartu elektronik atau aplikasi uang digital: Kalau mau jalan-jalan nyaman di Jakarta, sediakan kartu elektronik seperti BCA Flazz atau Mandiri e-money dan kartu-kartu lain sejenisnya. Kartu elektronik berguna tidak hanya untuk bayar parkir atau biaya tol, tapi juga untuk membayar transportasi umum di Jakarta seperti bus Transjakarta dan kereta MRT yang dijamin akan membuat jalan-jalan semakin seru karena tidak pakai macet. Kalau memang kamu ingin berjalan-jalan naik taksi atau mobil, jangan lupa siapkan aplikasi uang digital karena taksi sekali pun sudah menerima pembayaran secara digital. Lebih baik lagi jika kamu menyiapkan app untuk memanggil mobil atau taksi secara digital.
  • Cari akomodasi dekat dengan pusat perbelanjaan: Jakarta sudah seperti kota berisi seribu mall, karena jumlah pusat perbelanjaan modernnya seolah-olah sudah tak terhitung. Di setiap penjuru Jakarta dan kota-kota satelitnya Bodetabek, mall sudah menjamur. Akan sangat nyaman jika kamu bisa menemukan akomodasi di dekat dengan mall atau pusat belanja ini, karena dengan begitu kamu tinggal melangkah saja ke area belanja, makan dan kegiatan lainnya. Setiap daerah di Jakarta sudah memiliki akomodasi berupa budget hotel atau hostel yang aman, jadi tinggal pilih daerah yang ingin kamu fokuskan pada kunjunganmu kali ini dan cari tempat menginap yang apik. Bahkan, banyak juga lho shuttle atau travel Bandung Jakarta yang titik penurunannya adalah di mall atau dekat dengan mall!
  • Keliling Jakarta saat orang-orang Jakarta lagi kerja: Mau jalan-jalan ke Museum Macan atau IKEA tapi malas berada di kerumunan orang? Pergilah saat orang-orang Jakarta lagi kerja di kantor! Biasanya, di hari kerja warga Jakarta sibuk bekerja, baik di kantor mau pun di rumah secara work-from-home dan mereka baru keluar untuk bersenang-senang pada weekend. Jadi di hari kerja, walaupun jalanan lebih padat, adalah saatnya bagi turis untuk mengunjungi tempat-tempat umum yang sepi dari warga Jakarta. Beberapa pilihannya antara lain adalah untuk nonton di bioskop IMAX, belanja di department store dan makan di food court di mall-mall terkemuka!
  • Siapkan budget yang cukup untuk makan dan belanja: Harga-harga di Jakarta lumayan tinggi, apalagi jika dibandingkan dengan harga-harga di Bandung. Bahkan food court pun memasang harga yang cukup tinggi jadi kalau kamu memang ingin makan di tempat-tempat yang fancy, jangan kaget lihat harganya dan sediakan budget yang cukup. Apalagi kalau kamu juga ingin belanja di luar pusat perbelanjaan grosir seperti Mangga Dua atau Tanah Abang. Memang banyak barang bagus di Jakarta, tapi harganya bisa mahal. 

Itu dia tips untuk travel Bandung Jakarta tanpa ribet, kena macet atau terjebak di kerumunan. Karena masih dalam situasi pandemi, jangan lupa untuk selalu mematuhi protokol kesehatan. Pakailah masker terus menerus saat berjalan-jalan di Jakarta, cuci tangan secara berkala dan jaga jarak dengan orang lain. Selamat jalan-jalan di ibu kota!